
Pasar saham Indonesia kembali dihebohkan oleh fenomena kenaikan harga saham yang luar biasa dari emiten pendatang baru. Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), yang merupakan perusahaan holding dari merek Realfood, berhasil mencatatkan rekor kenaikan fantastis sebesar 1.810% sejak penawaran umum perdana (IPO). Prestasi ini ditandai dengan pencapaian Auto Reject Atas (ARA) selama 17 hari perdagangan berturut-turut.
Kenaikan spektakuler ini bahkan berhasil mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, Chandra Daya Investasi (CDIA), yang sebelumnya mencatatkan rekor 11 kali ARA. Sentimen pasar terhadap RLCO tetap sangat tinggi meskipun saham ini sempat terkena suspensi oleh bursa dan masuk ke dalam papan pemantauan khusus (FCA). Antusiasme investor tampaknya tidak surut meskipun ada langkah-langkah pengawasan ketat dari regulator.
Secara fundamental, lonjakan harga saham RLCO didukung oleh kinerja keuangan yang sangat solid. Perusahaan melaporkan lonjakan laba bersih yang impresif sebesar 608% per Mei 2025. Fenomena ini menunjukkan adanya euforia pasar yang sangat tinggi terhadap saham-saham IPO yang memiliki fundamental tumbuh pesat, namun para analis tetap mengingatkan investor untuk waspada terhadap volatilitas yang mungkin terjadi setelah reli panjang ini.
